Pedang Tajam dari Tangan Seorang Kekasih

Saat energi ditubuhku seperti terhisap keluar dari jiwa dan raga
Logika di kepala dengan berjuta kenyataan seperti pil pahit
Tulang belulangku seperti remuk redam di gilas buldozer
aiihh.. Apakah aku sedang bermimpi..??
Bukankah memang yang aku butuhkan kenyataan.!!
Namun mengapa mulutku menganga saat semuanya terukir jelas bermahkotakan sebuah kebenaran
Seperti terhempas ombak di lautan, bahkan lebih parah..
Aku jadi berharap semuanya omong kosong..
Omong kosong itu benar..
Kebenaran itu omong kosong..
Betapa bodohnya aku tak bisa membedakan arti salah dan benar
Tak bisa ku bayangkan tentang kebenaran itu
Membayangkannya saja ku ingin teriak pilu..
Hati ini benar-benar tergores pedang tajam dari tangan seorang kekasihku

Iklan

Terima kasih untuk jejak yang anda tinggalkan...!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s