Sudaraku bukan sapi perahan dijaman moderen

Ku melihatmu wahai saudaraku
Kau berteriak dengan lantang suaramu
Dengan wajah merah seakan terbakar amarah
Mungkinkah sang Dewa nasib sedang berduka

Di depan tempat kerjamu kau meminta keadilan
Hanya janji-janji yang membumbung tinggi yang kau dapat
Seakan tuntutanmu  membentur dinding yang terbuat dari baja
Hanya kata-kata bekerja atau di PHK yang kau dapatkan

Inilah lagu derita orang-orang bawahan
Potret buram dinegri yang kaya
Mencoba mempertahankan haknya
Namun di tuduh pengacau bekerja
Berbicara menuntut ke adilan
Namun di anggap pahlawan kesiangan

Bekerja atau di PHK
Jangan bicara dan jangan bertanya
Kau hanyalah robot yang bernyawa
Terus dan terus bekerja
Kau seperti sapi perahan di jaman moderen
Mulutmu dibungkam tak boleh bicara
Sungguh malang nasibmu saudaraku

Inilah nasib orang-orang bawahan
Mimpi dan angan hanyalah ilusi
Bekerja dan terus bekerja
Mencoba merubah nasib
Namun hanya susah yang kau rasa

Iklan

Terima kasih untuk jejak yang anda tinggalkan...!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s