Hidup Adalah Sebuah Pertanyaan

“Kehebatan orang-orang yang berfikir”

Ga tau kenapa judul diatas terlintas di otak gw, bahwa hidup itu adalah sebuah pertanyaan, yang menurut gw memang hidup itu adalah sebuah pertanyaan yang suatu hari ketika semua murid telah berakhir untuk menulis setiap jawaban dan jawaban itu pun akan dikumpulkan dan akan dipertanyakan kembali untuk menyesuaikan setiap jawaban, sebenarnya ini logika yang tidak bisa di cerna untuk otak-otak seperti gw, tapi kalau judul diatas itu kita ambil sebagai contoh diwaktu semasa kita kecil dulu judul diatas memang seperti sebuah pertanyaan, contohnya ketika kita lahir dan belum bisa berjalan sebenarnya kita sudah dikasih pertanyaan.. dan yang gw cerna pertanyaannya seperti ini.. “bagaimana cara anda melangkah sedangkan ada belum bisa berdiri” dan kita pun sudah bisa menjawabnya karena kita sudah bisa berdiri sekarang dengan berkata seperti ini “saya akan merangkak dahulu dan minta pertolongan dengan orang-orang terdahulu yang sudah mampu berdiri” yaitu orang tua kita.. dan lalu kita dikasih pertanyaan lagi “sekarang anda telah bisa berdiri dan kemana akan anda langkahkan kaki anda” ya seperti itulah contohnya kira-kira sampai detik ini.. dan kira-kira terpikir ga oleh kita bahwa hidup itu adalah pertanyaan yang suatu hari dipertanyakan jawabannya..

Terkadang di otak gw ga pernah terlintas hal seperti itu, yang membuat gw lupa akan kewajiban menjawab ketika tubuh gw tidak lagi bisa bergerak, dan ketika suara juga sudah tidak bisa mengeluarkan kata-kata.. sebenarnya hidup ini mimpi yang suatu hari akan dibangunkan..

Pasti kalian bingung dengan tulisan ini apalagi gw yang menulisnya.. hahaha 😀 tapi inti dari semua ini adalah pertanyaan yang harus setiap hari kita renungkan karna setiap apa yang kita lakukan adalah jawaban yang pertanyaannya sudah jelas dituliskan di lauhul mahfudz dari sebelum kita lahir contohnya seperti ayat ini :

“Katakanlah (Muhammad) “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” katakanlah “Allah” dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik) pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata. (QS. Saba’(34): 24)

“Dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di langit dan di bumi, melainkan (tercatat) dalam Kitab yang jelas (Lauhul Mahfuz)” (QS: An-Naml (27) :75)

Nahh sekarang bagaimana menurut anda ayat diatas dan memilih yang sesat atau kebenaran dan juga bagaimana cara anda merenungkan setiap apa yang kita lakukan adalah sebuah pertanyaan yang suatu hari nanti akan dipertanyakan.. ketika nafas sudah tidak lagi kita rasa dan ketika kita dibangunkan dari mimpi dunia.. semoga saja kita selalu dimudahkan untuk menjawab setiap pertanyaan di akhir perjalan hidup kita nanti.. dan semoga kita digolongkan bersama orang-orang yang selalu berfikir..

Iklan

2 komentar

  1. bintangevly · · Balas

    boleh boleh.
    Hehe
    kan tatanya kalo temen itu saling melengkapi wkwkwk.
    Cemungud cemungud. Truz berkarya

  2. bintangevly · · Balas

    hanya amalan qt sehari2 yg akan menjawb smua pertanyaan tesebut.
    Intinya seperti dlam firman Allah
    “Kami akan memasang
    timbangan yang tepat pada hari
    kiamat, maka tiadalah dirugikan
    seseorang sedikit pun. Dan jika
    (amalan itu) hanya seberat biji
    sawi pun pasti Kami
    mendatangkan (pahala) nya.
    Dan cukuplah Kami sebagai
    pembuat perhitungan.” (Qs .al-
    Anbiya: 47)

Terima kasih untuk jejak yang anda tinggalkan...!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s