Malam yang sunyi dalam perenungan

Jam menunjuk tepat di angka 2
Sepinya seperti mencekam
Melihat wajah-wajah lelah tertidur lelap
Bersama dua malaikat yang selalu menjaganya
Sedangkan aku masih saja terjaga bersama kebiasaan burukku

Ya.. akhirnya aku mendengar kehidupan
Suara-suara bising yang didendangkan
Bersama kenangan masa silam
Seraya membangunkan ruh-ruh yang terlelap diperaduannya
Semakin lama semakin terdengar jelas

Aku tau sekarang inilah waktunya mengingat
Dimana aku harus berdiri
Dan dimana aku harus habiskan hidupku
Dan dimana pula aku harus berlabuh

Ketika nafas tidak lagi aku rasa
Ketika aku tidak lagi bisa bicara
Ketika tubuhku telah berbaring berpelukan tanah
Dan ketika jiwaku entah melayang kemana

Sepertinya aku tidak akan mengingat lagi
Siapa aku…
Siapa engakau..
Dan siapa orang yang pernah menyanyangiku

Inilah waktu yang tepat untuk merenungi
Haruskah berakhir tanpa dikenang
Haruskah berakhir tanpa membawa amal ibadah
Sedangkan jiwa-jiwa membutuhkannya
Ketika pita suara seakan sirna
Sedangkan tangan dipertanyan kerjanya
Kaki dipertanyakan langkahnya
Mata dipergunakan melihat apa
Mulut sudah berapa ribuan membicarakan orang
Dan kemaluan berapa kali kau pergunakan untuk melakukan kemaksiatan

Inilah malam perenungan itu
ketika ku melihat setiap dinding bagai neraka
Setiap lukisan bagai gambaran kepalsuan dunia
Setiap udara yang ku hirup bagai rantai belenggu yang menjerat
Dan setiap hening yang ku dengar seperti derap langkah malaikat maut

Iklan

17 komentar

  1. Nice 🙂

    1. trimakasih.. 😀

  2. suka tulisannya.. : )

    1. trimaksih mba ade..

  3. bagus, saya suka
    maknanya dalem 😀

    1. trimakasih ya puch.. 😀

  4. Kepekatan malam yang menerangi jiwa…….kunjungan perdana Sob…salam kenal

    1. salam kenal juga om.. trimakasih ya sudah berkunjung 😀

  5. Irfan Handi · · Balas

    Semoga menemukan jawaban dalam perenungan malamnya Om. 🙂

    1. amin trimakasih mas irfan..

Terima kasih untuk jejak yang anda tinggalkan...!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s