Terlahir dari Cinta Yang berkarat

Ibu, Bapak dan Aku
Tiga Kesatuan yang tak pernah bersatu
Ketika jarak antara Ibu dan bapak semakin sulit tuk diraih
Semakin sulit untuk ku persatukan cinta kalian
Dan semakin buram setiap perjalanan
Hingga hanya enggan yang ada dalam setiap kata

Membisuku bertanya-tanya
Tetapi tak satu pun jawaban mengetuk hasrat
Hingga cinta yang tersisa menjadi karat dihatiku
Seperti rongsokokan aku di jagat raya ini
Hanya bayangan penuntun arahku

Aku tau ikatan suci itu telah terputus sejak ku lahir
Hingga aku tak tau arah mana yang harus dilalui
Enggan menceritakan logika yang telah berlalu dan berkarat
Tetapi kepalsuan itu tak dapat dibohongi
Seperti bau bangkai didalam plastik yang bolong

Kini aku lelaki sepi diantara 2 persimpangan asa
kompas rusak penunjuk arah ku
Sedangkan alam raya mempertanyakan keberadaan
Membuat ribuan pertanyaan tentang diriku

Siapakah aku..?
Yang menggigil dibalik malam dengan ribuan pertanyaan
Haruskah ku katakan tuk 3 kali
Ketika Ibu dan Bapak dari gadis yang ku cinta
Menanyakan kehadiranku dibumi
Tentang keberadaan ku
Dari keluarga yang baik kah aku ?

Enggan rasanya untuk berkata-kata
Apa lagi mengingat kejadian yang akan terulang
Tetapi aku akan kuatkan untuk berkata
Bahwa aku lelaki sepi
Yang terlahir dari cinta yang berkarat

Iklan

4 komentar

  1. Tuhan memang tak selalu memberi apa yang kita inginkan, tapi Tuhan memberi apa yang terbaik untuk kita. Benamkan saja keyakinan bahwa itulah jalur cerita yang terbaik. Percaya dan selalu terima apa adanya….

    1. Iya mba anna saya sudah ikhlas menerima apa adanya saya di lahirkan, terimakasih atas kunjungannya ya mba

  2. setiap kelahiran pasti dengan sebuah tujuan,
    setiap yang terlahir di beri bekal pikiran,
    dan membawa kemampuan yang sama untuk memilih jalan yang sudah di sediakan-Nya.

    1. Setuju mba salma.. 😀

Terima kasih untuk jejak yang anda tinggalkan...!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s