Menyapa Nakal 2

Sudah aku katakan
Aku tak ingin bertemu
Mengapa kau masih saja datang

Tau kah kamu ?
Aku tak ingin tubuhku terbilas air
Ketika malam
Ketika segala berubah menjadi dingin
Biarlah aku nikmati kesejukan ini

Mengapa masih saja kau hampiri
Aku tak ingin bibirku kau sentuh
Itu bisa membuyarkan angan
Membutakan logikaku

Mengapa kau bangkitkan nakal ini lagi
Hingga segala yang aku takutkan kembali
Taukah kamu dia telah aku penjara
Dalam sel-sel darah ku
Hingga engan tuk aku alirkan ke otakku
Mengapa masih saja kau bangkitkan

Kini kau dan aku menyapa nakal itu lagi
Membungkus logika dengan kain tak terlihat
Membuyarkan hangat dengan jiwa-jiwa yang panas
Mempengaruhi alam dengan mata hati yang buta

Ruhku serasa melayang entah kemana
Pikiran ku kosong hanya nafasmu yang aku dengar
Hanya detak jantung yang memburu
Mengalahkan detik jam dikala malam yang hening
Meledak bagai dentum meriam
Hingga segalanya berlalu bagai kilat
Diatas puncak kenikmatanmu

Iklan

14 komentar

  1. onesetia82 · · Balas

    kedepannya boleh dipesenin puisi ni … πŸ™‚
    no comment kalau masalah puisi hanya mengucapkan TOP … πŸ˜‰

    1. hahaha πŸ˜€ siap om..!!

  2. hehe, analoginya keren –> menyapa nakal πŸ˜†
    *komentar bahasanya saja, no comment tentang maknanya

    1. terimakasih mba puch..

  3. Oh maksud dari puisi itu toh…
    Kalo mba srie gak nanya rada bingung soalnya olah bahasanya azibs …
    Sukses selalu dan teruslah berkarya πŸ™‚

    1. terimakasih mas deddis.. πŸ˜€

  4. Wah wah, semoga kita tidak termasuk didalamnya.

      1. terlihat menakutkan ya..

      2. masa sih mba.. inikan hanya fiktif..

      3. iyaaa, mereka itu bisa menyapa kita kapan saja. tak hanya yang berbaju metrosexual saja, bahkan yang berbaju takwa pun bisa saja disapa nya. karena tujuannya adalah mencari teman, bersama-sama menjadi arang.
        makanya tulisan http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/08/12/words-for-me/ dan http://ulfahuswatunhasanah.wordpress.com/2012/08/09/bulshit/ ini tertulis.. Karena saya sungguh takut jika disapanya

      4. o gitu ya mba.. btw ini link apa ya.. saya coba klik deh.. menuju tkp

  5. Waduh harus berulang kali nich menelaah tulisannya… πŸ™‚
    Harap maklum bukan penyair..
    Harus belajar banyak nih daku.
    Tulisanya muantabs

    1. trimakasih mba rizky.. πŸ˜€ saya yang menulis saja bingung untuk mengartikannya hehehe πŸ˜€
      sebenarnya ini puisi fiktif yang sebenar dari maknanya ialah seseorang yang tidak mau lagi kembali kedalam kemaksiatan yang akhirnya diapun kembali melakukan untuk yang kedua kalinya gitu mba ceritanya.. πŸ˜€

Terima kasih untuk jejak yang anda tinggalkan...!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s