My story in Batam

My story in Batam

Gambar Gue Comot Dari Si Mbah

Kisah ini berawal ketika gue ngerantau di Kepulaun Riau tepatnya di Batam, 2 bulan gue disana sebagai crew sebuah band yang bernama STUPID, pertama kali tiba di Batam  gue tuh engga merasa kaget, coz menurut gue Batam tuh seperti Glodok yang ada di Mangga Besar Jakarta Pusat cuma bedanya di sana tuh rapi dan bersih beda sama Glodok yang kotor dan jorok sampah dimana-mana.

Di sana gue tinggal engga jauh dari Hotel Harmoni di Nagoya Batam coz gue kerja di dalam hotel itu tepatnya di Noname Cafe, hari-hari di sana itu mengasikan banget menurut gue, meski sehari dua hari awalnya gue itu merasa asing berada disana tapi setelah berkenalan sama soundman Noname Cafe yaitu mas roby yang ternyata dia orang bandung yang merried sama orang Batam dan juga mas Bobby yang seorang Dj dan asli orang Batam gue jadi engga merasa canggung lagi.

Setelah istirahat satu hari gue pun mulai bekerja di hari keduanya, dan sebelum band mulai gue yang selalu datang pertama untuk memasang alat-alat bandnya, setelah gue pasang alat-alatnya gue pun bisa santai menikmati alunan Dj dari mas Bobby dan engga lupa juga Bir satu picer yang selalu menemani.

Dan jam sudah menunjuk ke angka 11 malam dan STUPID pun mulai memainkan lagu-lagunya sampai jam 12 malam dan di lanjutkan sama band dari jogya yaitu Sexy Naughty dan pada waktu istirahat, di mulailah perkenalan gue sama Angel Lee seorang gadis keturunan Cina yang menetap di Singapur dan dia seorang pekerja yang sedang di tugaskan di kepulauan Batam.

Awalnya sih gue canggung dengan bahasa yang dia pakai antara melayu dan bahasa inggris tapi lama kelamaan gue pun mulai bisa mengimbagi bahasanya, dan pada malam itu gue hanya menemani dia minum long island hingga lanjut keminuman yang lebih keras yaitu tequila, malam semakin larut dan hentakan Dj semakin membuat pembicaraan gue sama Angel semakin seru, meski sesekali dia gue tinggal untuk membawakan minuman yang di tawarkan tamu dengan sebuah request lagu kepada band Stupid

Tepat pada pukul 2:30 pagi dan band stupid pun selesai kerjanya dan para personilnya masing-masing menghampiri para tamunya, dan lagi-lagi gue tinggalin angel untuk ngeberesin alat-alat band,

Alat-alat band sudah selesai gue beresin waktunya gue lihat pertunjukan sexy naughty, dan tiba-tiba angel ngajak gue tuk keluar mencari makan malam, mau engga mau secara dia tamu cafe itu dan gue harus bisa nyenengin para tamu meski gue bukan personil band tetapi secara tidak langsung gue sudah jadi bagian dari band yang selalu harus bisa buat senang para tamu, Ok lah gue minta ijin untuk keluar sama angel pada leader band dan gue pun di ijinin. Setelah kita makan Angel pun minta gue untuk mengantar dia lagi ke hotel Harmoni karena dia menginap disana, dan sesampainya di depan pintu kamar hotel Angel pun memberikan gue uang tips, awalnya gue engga mau terima coz gue hanya mau teminin dia minum saja tapi emang seperti itulah kalau temani tamu akhirnya gue pun terima uang itu

Hari kedua gue kerja dan Angel pun engga kelihatan batang hidungnya akhirnya gue temani seorang cowo bule keturunan Francis yang bernama franc dan gue engga tau kalau dia tuh orangnya sensitif banget atas perkataan gue yang mungkin menyindir dia dan seperti inilah pembicaraannya yang membuat dia marah dengan bahasa indonesia versi gue

Gue : siapa nama anda tuan
Franc : nama saya franc “yang sambil minum bir dan sok kerennya”
Gue : di mana anda tinggal
Franc : Francis
Gue  : apa anda sendiri datang ke sini
Franc : iya, saya sendiri
Gue   : O
Franc : apa anda crew dari band
Gue   : iya, saya crew
Gue   : oiya franc, kenapa anda sendiri di sini, mengapa tidak cari wanita saja
Franc : Tidak, saya tidak ingin
Gue : apakah anda gay
Franc : Apa..!!?

Secara gue sudah mabuk yang engga tau kalau perkataan itu bakal nyinggung dia, gue pikir dia itu gay coz banyak banget gay waktu malam itu, dan tanpa banyak ngomong lagi si Franc pun tinggalin gue, dan gue yang engga ngeh..!! ya gue cuek aja, dan tau-tau di samperin sama leader band gue dan dia bilang sambil ketawa sama gue “mang lo ngomong apa sama tuh bule sampai tuh bule marah bilang ke gue” dan gue jawab “engga tau gue bang, mungkin dia marah gue bilang gay,” haha dan leader gue pun ketawa “ya sudah lo jaga omongan aja kalau bule tuh sensitif,”

Ya sampai disini saja dulu cerita My story in Batam karena kepanjangan nanti gue lanjut lagi cerita tentang Kesedihan Angel Lee yang gue tinggal pulang ke Jakarta tanpa bilang-bilang..!!

Iklan

7 komentar

  1. wow, true story nih?

    1. 😀 sepertinya begitu mba YSalma

  2. Doi baru patah hati kaliii. Hahaha..
    Nanyanya yg aneh-aneh juga sih. 😀

    1. 😀 sepertinya gitu mba
      tp kalau ga salah sih saya ngomong guys jadi gay deh 😀

  3. seru bangetz… saya tunggu lanjutannya bang… 🙂

    1. Ok mas Syahru

Terima kasih untuk jejak yang anda tinggalkan...!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s