Pilih Nyaman Atau Semangat

Cerita ini berawal dari sebuah pembicaraan gue sama seorang security yang udah gue anggap seperti saudara atau bokapnya anak-anak tongkrongan gue coz bicaranya yang dewasa pembuat kita-kita asik bicara sama dia, jadi waktu itu kita ngomongin tentang seorang wanita atau juga bisa disimpulkan nanti seandainya dapat seorang wanita itu maunya merasa nyaman atau semangat

Dan gue secara yang selalu ingin merasa nyaman ya gue ngomong kalau gue mau punya wanita yang bisa membuat gue nyaman dan tentram, tapi setelah gue ngomong kaya gitu ternyata gue dibantahnya, katanya gue tuh salah kalau punya wanita yang membuat gue merasa nyaman, dan gue bilang lagi ke dia kenapa kok gue bisa salah pak’ “kata gue”, ya kamu salah wa “katanya pak security ini” karena katanya kalau orang merasa nyaman itu katanya sudah pasti nantinya males ngapa-ngapain tapi kalau semangat itu sudah pasti engga mungkin malas karena kalau dia semangat sudah pasti dia akan bekerja keras untuk ngebahagiain pasangannya dan kalau nyaman itu sudah pastinya segalanya di buat nyaman

Dan gue secara yang engga bisa ngebedain antara semangat dan nyaman ya gue diam aja coz waktu itu gue belum punya pacar, tapi setelah gue punya pacar itu baru berasa dan benar-benar gue ngerasa bisa bedainnya, dan tau engga apa bedanya

Ada dua wanita yang pernah ada di kehidupan gue bisa gue jadikan perbandingan antara nyaman dan semangat wanita yang pertama waktu itu gue merasa cinta gue tuh yang menggebu-gebu apa pun gue pasti lakuin buat dia dan gue benar-benar merasa semangat seolah gue benar-benar ingin buktiin bahwa gue adalah seorang laki-laki yang bisa dia andelin untuk segala urusan dan itu bisa gue simpulkan bahwa dia adalah wanita yang membuat gue semangat dan wanita kedua yang singgah juga di hati gue dia benar-benar membuat gue merasa nyaman jadi segala urusan benar-benar gue buat nyaman senyaman mungkin sampai gue sadar gue benar-benar engga berbuat apa-apa untuk ngebahagiain dia coz segalanya sudah nyaman apa pun yang gue inginin itu sudah ada bahkan gue pun engga pernah jemput dia atau pun sekedar kerumahnya untuk mengajak dia jalan coz kenapa gue merasa nyaman karena jangan kan di jemput engga di jemput aja kadang-kadang pagi-pagi dia udah ada dirumah gue dan suka ngebawain apa pun yang gue inginin jadi gimana gue engga merasa nyaman kalau di gituin

Dan kesimpulan dari semua ini ternyata benar kata pak security itu kalau punya wanita yang membuat kita nyaman itu sudah pasti kita akan males, itu baru pacaran untungnya coba kalau kita sudah jadi suami istri sudah pasti istri kita yang kerja dan si suami ucang-ucang kaki aja di rumah, kan engga masuk akal banget, seharusnya seorang suami itu sudah pasti bekerja dan karena cinta yang selalu mengebu-gebu hingga merasa terbangkitkan semangatnya untuk selalu membahagiakan seorang istri, bukan malah sebaliknya kita yang selalu merasa nyaman.

Nahh menurut kalian pilih yang mana nyaman dengan kemalasan apa semangat yang mengebu-gebu dengan cinta untuk membuktikan bahwa kalian adalah yang bisa di andalkan untuk seorang wanita atau istri

Iklan

4 komentar

  1. Lazimnya (mungkin) dalam hubungan antara pria dan wanita: si wanita bikin si pria semangat dan si pria bikin si wanita merasa nyaman, jadi wanita tinggal ucang-ucang kaki di rumah terima duit dan menikmati berbagai fasilitas. ahahaha… *yang nulis postingan udah serius-serius, yang komentar gak beres*

    1. Hahhaa 😀 ora opo-opo mba e’ 😀

  2. zz jd mikir lagi…
    saat cw yg slalu menyesuaikan, laki jd pasif ya

    1. Ya seperti itulah gan,

Terima kasih untuk jejak yang anda tinggalkan...!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s